Senin, 16 September 2019

Selasa Malam, Hari di Mana Aku Menyadarinya

Mengingatmu itu mudah. Aku hanya perlu memesan segelas kopi dan seketika itu pula kamu akan datang di pikiranku. Ya, kopi memang identik dengan dirimu, dan bagaimana aku mengenalmu.

Mungkin terkadang aku masih merindukanmu. Merindukan saat kau bercerita tentang banyak hal. Namun, takdir tak mengizinkanku mendengarkan ceritamu lebih jauh lagi. 

Oh iya, aku teringat. Sampai detik ini ada satu hal yang kusesalkan, mengapa kau pun tak pernah mengizinkan aku untuk mengenalmu lebih jauh lagi? Bahkan kau memutuskan untuk mengakhiri cerita di saat kita sama-sama terbelit ego. Hal yang seharusnya bisa kita bicarakan secara baik-baik.

Kau tahu? Aku bahkan telah membangun banyak mimpi untuk kita. Mungkin aku memang salah, terlalu berharap, dan oh! aku ingat, aku tidak menyadari ketidakberaturan pikiranmu itu ternyata bisa separah mengacaukan impianku.

Ya, memang manusia bisa berubah pikiran. Tapi tidak seperti ini ketika kita melibatkan hati. Apakah hati yang patah itu bisa berubah menjadi utuh kembali secepat berubahnya pikiranmu? Tentu tidak.

Huft. Dan aku semakin lekat dengan kopi, semakin menikmatinya. Tapi apakah aku akan menikmati ingatan tentangmu yang selalu muncul ketika aku meneguk kopi ini? Aku kira tidak. Aku harus bergegas menghapusnya. Bahkan kini aku berterima kasih, karenamu aku akan menjadi lebih baik lagi.

Sabtu, 11 Mei 2019

Lagu Rindu Satu Minggu


Ada keramaian di sana
Ya, diotakku, ramai ngiang nyanyianmu malam itu.
Malam itu kau nyanyikan lagu rindu
dan aku yakin, gelombang suaramu pasti menujuku.

Sudah enam ratus empat ribu delapan ratus detik kita tak bertatap mata
Seperempat bulan yang lalu, kau janjikan lagu itu untukku
Lagu rindu yang tengah ramai ngiangnya di benakku
kini.                                    

Seratus enam puluh delapan jam ke depan
Kau janjikan lagi lagu rindu yang lain
Dan akan kusiapkan celah di otakku
Untuk ramainya ngiang lagu rindu itu

Come Back Greeting 😊

Halo! Finally I'm back!

Hmmm... sudah 5 tahun lamanya ngga menengok blog usang ini.
Kira-kira, sekarang masih ada yang suka bacain/nulis blog gini ngga ya?

Di waktu yang lumayan gabut dan ngga ngapa-ngapain ini, aku mau ngeposting beberapa tulisan, emm atau mau berpuitis ria di sini.
Mudah-mudahan bisa berlanjut ngebacot lagi di blog alay ini haha.

Thank you 😊