Selasa, 31 Mei 2011

Mr. A to Z say I'm all about the wordplay


Jason Mraz....
awalnya, cuma nangkring aja tuh artis di folder musik mancanegara. Ada beberapa lagu yang sekiranya aku cuma paham dua atau tiga lagu saja, dan yang pasti itu paling tahu cuma I'm Yours aja.

Ehm...
Tugas, ya tugas.
Kalo nggak ada musik, rasanya inspirasi itu nggak bakal muncul di jari-jariku ini buat nulis di Ms.Word.

Pagi itu, entah pukul berapa yang jelas masih terasa udara paginya...
Tiba-tiba keinget tugas yang deadline hari itu juga... oh my God, belum ngerjain!!!
Hidupin komputer lipat, buka music player terus iseng aja masukin semua lagu yang dinyanyiin Jason Mraz. Berasa dapet inspirasi mendadak aja dengerin jazzy-nya lagu-lagu Mr. A-Z itu. Percaya atau enggak, ngetik tugas yang notabene biasanya semaleman aja nggak kelar, nah ini bisa aku selesein dalam waktu singkat. Semenjak itu, aku selalu nyetel tuh lagunya mas Jason. Terus browsing-browsing lagu lainnya juga.

Benar-benar my inspiring singer deh buat Jason Mraz, seperti kata lagunya yang berjudul Wordplay, "yeah the Mr. A to Z, they say i'm all about the wordplay..."

Selain itu, video-video klipnya (baru liat 3 sih, I'm Yours, Make It Mine, dan Lucky, soalnya cari yang lain cuma dapet video rekaman live konsernya) kalo aku perhatiin temanya traveling semua. Seneng aja liatnya, kayak dibawa jalan-jalan juga sama mas Jason, hehehe.

Nah, poin utama dari Mr. A-Z ini adalah gitarnya. Entah kenapa suka banget kalo liat orang pinter main alat musik petik yang namanya "gitar" itu. Pantes aja ya orang-orang pada bilang, orang yang pinter main gitar itu biasanya romantis, dan kayaknya si mas Jason ini juga romantis, hehehe.

Oke, sekian tentang kenapa aku agak gandrung sama Jason Mr. A-Z ini. Semoga someday bisa berkesempatan nonton live konsernya syukur-syukur nyanyi bareng (hahaha nggak mungkin banget deh)


Selasa, 17 Mei 2011

Soundtrack of Tonight ~ Bruno Mars ft. Travis "Travie" McCoy - Billionaire



I wanna be a billionaire so freaking bad
Buy all of the things I never had
Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen

Oh every time I close my eyes
I see my name in shining lights yeahh
A different city every night oh
I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire

Yeah I would have a show like Oprah
I would be the host of, everyday Christmas
Give Travie a wish list
I'd probably pull an Angelina and Brad Pitt
And adopt a bunch of babies that ain't never had shit
Give away a few Mercedes like here lady have this
And last but not least grant somebody their last wish
It's been a couple months since I've been single so
You can call me Travie Claus minus the Ho Ho
Get it, hehe, I'd probably visit where Katrina hit
And damn sure do a lot more than FEMA did
Yeah can't forget about me stupid
Everywhere I go Imma have my own theme music

Oh every time I close my eyes
I see my name in shining lights
A different city every night oh
I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
Oh oooh oh oooh for when I'm a Billionaire
Oh oooh oh oooh when I'm a Billionaire
Oh oooh oh oooh

I'll be playing basketball with the President
Dunking on his delegates
Then I'll compliment him on his political etiquette
Toss a couple milli in the air just for the heck of it
But keep the fives, twenties, tens, and Bens completely seperate
And yeah I'll be in a whole new tax bracket
We in recession but let me take a crack at it
I'll probably take whatever's left and just split it up
So everybody that I love can have a couple bucks
And not a single tummy around me would know what hungry was
Eating good sleeping soundly
I know we all have a similar dream
Go in your pocket pull out your wallet
And put it in the air and sing

I wanna be a billionaire so freaking bad
Buy all of the things I never had
Uh, I wanna be on the cover of Forbes magazine
Smiling next to Oprah and the Queen

Oh every time I close my eyes
I see my name in shining lights yeah yeah
A different city every night oh
I swear the world better prepare
For when I'm a billionaire
Oh oooh oh oooh for when I'm a Billionaire
Oh oooh oh oooh for when I'm a Billionaire
Oh oooh oh oooh

Apa kata ibuku...

Keinginan setiap manusia itu menang tidak ada habisnya, termasuk aku. Aku termasuk orang yang mudah ingin sesuatu, namun tidak selalu ingin mewujudkannya. Dalam hal ini, hal yang membutuhkan uang.
Kata orang, uang bukanlah segalanya. Tapi sekarang ini apapun bisa dihargai dengan lembar-lembar kertas yang disebut uang itu.
Seperti halnya remaja lainnya, aku ini sering sekali merepotkan orang tuaku dalam hal uang. Entah untuk hal yang sekiranya berhubungan dengan pendidikan maupun yang lainnya. Beruntunglah aku, karena aku ini tak terlalu maniak dengan yang namanya trend, jadi tak terlalu merepotkan sekali lah.
Nah, setiap kali aku merengek sesuatu hal yang sekiranya itu membutuhkan uang yang cukup besar, ibuku selalu menjawabnya dengan kata-kata seperti ini :

"Nak, seharusnya sekarang ini kamu belajar saja yang rajin. Pikirkan matang-matang apa cita-citamu nanti. Tak akan ada sesal, karena jika nantinya kamu sukses, toh kamu sendiri juga yang akan menikmati hasilnya, dan kamu bisa membeli apapun yang kamu inginkan,"

Mendengar itu, sedikit kecewa memang iya. Tapi aku jadi mengkhayal bagaimana nikmatnya ketika aku bisa membeli apapun yang aku mau (mengkhayal itu gratis bukan? ^^). Dengan begitu agaknya aku sedikit lebih terdorong untuk lebih tekun belajar dan segera lulus untuk bekerja agar aku bisa membuktikan apa kata ibuku.

Minggu, 15 Mei 2011

The Soundtrack of "My Life"

...

musim kini berlalu berbagai cerita merayu

berpijak di malam yang bertalu

masihku memikirkan dirimu

ku rasakan waktu berlalu tanpa senyummu

sepi yang tlah penuhi hariku

hari ini sayang aku akan pulang

berlabuh di dekap cintamu

karna pelukmu akan selalu

membuat diriku jatuh cinta

dalam riuh suasana menyapa

kian menggoda memanja

semua itu tak akan berarti

selama ku jauh dari dirimu

ku angankan waktu berlalu dengan senyummu

sepi yang tak penuhi hariku

hari ini sayang aku akan pulang

berlabuh di dekap cintamu

karna pelukmu akan selalu

membuat diriku jatuh cinta

pernahkah kau merasa

berdiri diri tempat yang sama

seperti saat ini ku ada

rindukan nyaman ku ingin sendiri pulang

hari ini sayang aku akan pulang

berlabuh di dekap cintamu

karna pelukmu akan selalu

membuat diriku jatuh cinta

membuat diriku jatuh cinta

membuat diriku jatuh cinta

membuat diriku jatuh cinta

...

Oh....lagu ini memang selalu membuat urat-urat rinduku pada rumah tergerak dan segera saja akan membuatku ingat bahwa aku tidak di rumah...

Setiap kali tumpukan kertas dan layar monitor sibuk mengisi otakku, nada-nada kerinduan tiba-tiba saja mengalir di jaringan-jaringan otakku ketika lagu itu bersuara dalam radio tua yang kuambil dari kamar Ayahku dan kubawa sejak awal aku tinggal di kamar sewaan. Sejak awal radio tua itu kubawa, channelnya tidak pernah bergeser dari 101,7 FM.

Mungkin lagu yang disenandungkan Andien benar-benar menjadi Soundtrack of My Life yang akan membuatku begitu rindu dengan tempat yang sangat nyaman dan jauh dari hingar-bingar kota yang selama ini terkadang membuatku sedikit tertekan.

Nada-nada lembut yang ada dalam setiap bait lagu ini, bagiku adalah nada-nada kerinduan, yang selalu membuatku teringat betapa nyamannya berada di tempat yang dinamakan rumah, yang selalu membuatku jatuh cinta dengan indahnya, dengan nyamannya.

Benar-benar akan membuatku banjir air mata ketika segala macam masalah mengikat, ketika kurindukan suara rendah ibuku membangunkanku ketika Subuh, ketika kurindukan nyanyian nostalgia ayahku, yang terkadang kedua hal itu terasa sangat menyebalkan, pun ketika kurindukan perbincangan bersamakakakku yang jarang sekali terjadi.

Teringat pula ketika santapan pagi yang terasa sepi. Tapi tak akan terjadi jika di rumah, di mana ibuku selalu mengajakku segera menuju meja makan dan menyebutkan menu kesukaanku dan menyantapnya bersama sambil menonton siaran pagi hari. Suapan pun beliau lakukan ketika aku benar-benar malas beranjak dari kursi malas di depan televisi.

Banyak sekali, bahkan lebih dari sekali, hal yang tak bisa dan tak pernah kudapati selain di rumah...

Ahh.... kuingin segera pulang.............

Minggu, 08 Mei 2011

Good Morning, My Life!

Melihat kejadian beberapa hari ini...
Betapa aku merasakan bahwa sebenarnya aku ini sama sekali tidak punya apa yang bisa disebut dengan sahabat...
Hanya sekedar teman pelipur lara saja...
Hanya teman yang sekedar ada ketika aku membutuhkan...
Bukan sahabat yang pandai mengerti...
Bukan sahabat yang membuat suatu hari menjadi hari yang unforgetable...

Seumur hidupku, yang pada awalnya kuanggap "sahabat" itu hanya datang dan kemudian pergi...
Ya, begitu saja...
Dan menanyakan kabar ketika sudah lama sekali tidak bertemu dan seketika itu pula menjadi canggung...
Sehingga sampai saat ini aku menganggap bahwa true friends itu cuma hal yang konyol dan memang benar-benar tidak ada...