Mengintip sedikit ke belakang, aku melihat beberapa hal yang pernah membuatku tersenyum. Kini kukenang, dan aku tersenyum kembali.
Aku senang, mengingat apa yang pernah membuatku merasa bahagia, bahkan kini aku masih mengingatnya di kala aku merasa pikiranku sepi akan hal-hal yang membuatku tersenyum.
Mungkin memang itu tujuan Tuhan menciptakan apa yang disebut-sebut kenangan itu, untuk dikenang kembali untuk cerminan melangkah ke depan. Ini bukan berarti pikiranku akan serta merta berubah, namun aku hanya ingin saja sekedar mengingat, hanya mengingat.
Aku tak berharap ingatanku itu akan mengubah jalan pikiranku saat ini. Namun sayangnya, peluang-peluang Tuhan itu banyak, teramat banyak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar