Mungkin aku sedang mengulangi kebiasaanku, bermain-main dengan pikiranku sendiri. Tanpa sengaja pemikiran yang pernah kuanggap bodoh sebelumnya, muncul kembali dan beberapa kali membuatku berekspektasi yang macam-macam.
Sebenarnya aku benar-benar tidak menginginkannya, ya pikiran itu. Malas sekali aku mempermainkannya, lebih tepatnya mempermasalahkannya kembali. Bahkan aku sudah menerka bakalnya menyakitkan di akhir certa, seperti biasanya.
Yah, aku memang pengkhayal, pemimpi. Bahkan aku berharap mimpi-mimpi indahku berangsur menjadi nyata. Apa ini egois? Tentu ini hanya egoku. Entah mungkin hanya emosi saja atau bagaimana. Aku hanya bisa membiarkannya berkeliaran di kepalaku, dan membuatnya pusing untuk beberapa saat.
Mungkin aku akan membiarkannya. Membiarkannya berputar-putar hingga ia lelah dan akhirnya pergi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar