Selasa, 03 Juni 2014

Willy Nilly

"Isn't anyone try to find me?"
  
Mendengar kalimat introgatif itu terlantun dari speaker mini komputer lipat di depanku saat ini, sekejap aku menyadari ada cerita yang amat menyedihkan yang sudah dan sedang terjadi padaku. Jika aku jabarkan mungkin akan menjadi salah satu elegi yang amat menyedihkan di dunia ini. 
Aku baru saja tersadar akan pikiran-pikiran yang mungkin sebelumnya selalu aku ingkari. Sebuah keadaan di mana aku berada dalam keramaian namun tak satu pun orang yang dapat kusentuh, bahkan kusapa sekalipun. Bahkan lagi aku seperti tertutupi oleh gumpalan kabut yang mengaburkan dan membuat keramaian orang itu seolah mengabaikanku.
Saat ini aku merasakan situasi yang menempatkanku dalam keadaan kesepian di tengah keramaian. Sesuatu yang sudah kujalani selama kurang dari setengah dekade ini kurasa amatlah menyedihkan. Berakhir dengan hilangnya ruangan-ruangan yang dulu pernah membuatku merasa tidak sendiri. Dan itu semua membuatku berpikir bahwa ruang-ruang itu tidak permanen. Hanya terbuat dari kata willy nilly untuk menyeragamkan pikiran-pikiran yang ada di dalamnya.
Bahkan saat ini aku menemukan willy nilly yang lain  melalui ruang-ruang baru yang lain. Entah saat ini aku sedang dipermainkan (lagi) oleh pikiranku ataukah memang seperti ini adanya. Dan sebelum makin banyak kesedihan keburukan yang kucoretkan di laman ini, akan kuakhiri saja pelampiasan hati ini. Mungkin segera kabut ini tersingkap dan menajamkan kembali pandanganku untuk melihat kebersamaan yang nyata dan tidak terkurung oleh sekat-sekat ruang willy nilly yang begitu menyakitkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar